Persiapan PhD Program

Dalam beberapa kesempatan, teman-teman ada yang menanyakan tentang serba-serbi #PhDProgram. Apa saja yang harus dipersiapkan? Bagaimana agar dapat beasiswa untuk melanjutkan studi? Dan bagaimana membagi waktu ketika studi lanjut dalam keadaan sudah berkeluarga? Maka in shaa Allah tulisan ini dan beberapa tulisan-tulisan lain sengaja saya buat untuk menjawab beberapa pertanyaan tersebut, semoga bermanfat J

Saya akan memulai sharing dengan menuliskan tentang persiapan perlu dilakukan untuk mengambil #PhDProgram. Persiapan ini mungkin bisa juga menjadi referensi teman-teman yang hendak lanjut studi jenjang master, tentu dengan beberapa penyesuaian.

  1. Tentukan tema riset yang ingin diambil

Bagi saya pribadi, langkah ini adalah satu hal terpenting dan merupakan satu keunikan tersendiri dalam persiapan #PhDProgram. Kenapa? Karena umumnya ketika hendak lanjut studi S1 atau S2, kita tidak diharuskan membuat satu proposal penelitian. Sedangkan ketika kita berniat mendaftar #PhDProgram, kita harus menyiapkan satu proposal penelitian yang kurang lebih mendeskripsikan tentang riset yang akan kita lakukan. Pengalaman saya, mencari tema yang cocok dengan tujuan besar kita adalah yang paling menarik. Saya sangat tertarik untuk belajar dan mendalami tentang ekonomi, bisnis, dan keuangan Islam. Latar belakang saya akuntansi umum. Pengalaman kerja 4 tahun di perusahaan minyak dan gas. Dan akhirnya memutuskan mengambil tema riset tentang wakaf. Berkaitan tidak? Hehe. Tapi Alhamdulillah saya mantap menjalaninya. Setelah berbagai diskusi, semakin hari saya semakin yakin bahwa saya ingin belajar tentang wakaf. Jadi silahkan teman-teman tentukan tema riset yang ingin diambil. Bisa sesuatu yang sangat berkaitan dengan apa yang telah teman-teman pelajari di jenjang studi sebelumnya atau berkaitan dengan pengalaman praktik di dunia kerja. Namun tidak menutup kemungkinan memilih tema yang merupakan hal baru bagi kita.

Tentu saja harus diingat bahwa setiap keputusan melahirkan konsekuensi. Bagi saya, ketika saya memilih tema riset tentang wakaf, maka saya punya tugas untuk belajar sebelum kuliah. Saya harus belajar dan mengumpulkan bahan untuk penulisan proposal riset. Ketika itu saya mulai dari mana? Saya kumpulkan informasi seputar wakaf dari internet, saya kumpulkan bahan dan materi kuliah sebelumnya untuk referensi literatur, saya kontak beberapa teman yang masih ongoing kuliah untuk minta tolong dicarikan jurnal dan materi terkait wakaf, dan saya juga datang ke beberapa institusi terkait untuk mengumpulkan materi.

Alhamdulillah saat itu domisili saya di Jakarta dan kantor pusat beberapa institusi tersebut (baca: Badan Wakaf Indonesia, Kementrian Agara RI, dan mayoritas nadzir wakaf nasional) ada di kota ini. Jadilah dengan ditemani Pak suami @aharjunadhi, saya sampai di ketiga narasumber. Apa yang saya dapat dari ketiga tempat tersebut? Banyak, termasuk sharing dan setumpuk buku tentang wakaf.

Umumnya setiap lembaga akan menanyakan kepentingan kedatangan kita, jadi silahkan teman-teman sampaikan maksud dan tujuan dengan baik. Jika diperlukan teman-teman bisa membuat surat pengantar terlebih dahulu untuk menjelaskan hal tersebut. Meski prosedur di setiap institusi berbeda, in shaa Allah ada output yang bisa kita peroleh dari usaha ini. Ok, setelah mengumpulkan materi terkait lalu apa? Mulailah menulis dengan format umum dengan urutan seperti ketika kita membuat skripsi atau tesis, dimulai dengan pendahuluan, literatur, metodologi penelitian, dan referensi terkait.

  1. Cari calon supervisor dan universitas yang menawarkan program tersebut

Paralel dengan penulisan proposal riset, teman-teman bisa mulai mengumpulkan informasi tentang expert yang berpotensi menjadi calon supervisor dan universitas yang menawarkan program terkait tema riset kita. Alhamdulillah teknologi saat ini memudahkan kita untuk melakukan langkah ini. Waktu itu saya juga bertanya kepada beberapa teman dan kenalan yang sedang atau pernah belajar ekonomi, bisnis, dan keuangan Islam untuk mendapat sharing dan rekomendasi universitas. Pengalaman saya, kalau umumnya ketika studi S1 atau S2 kita mencari universitas yang mana yang paling keren dengan melihat peringkatnya di berbagai situs rangking, ketika mencari universitas untuk studi S3 #PhDProgram saya lebih fokus pada universitas mana yang menawarkan program yang terkait dengan tema riset saya. Dalam kasus saya, dengan serangkaian istikharah dan berbagai diskusi dan pertimbangan akhirnya berlabuhlah saya mendaftar #PhDProgram di IIUM Institute of Islamic Banking and Finance, International Islamic University Malaysia.

  1. Siapkan persyaratan pendaftaran

Setelah memilih calon universitas tujuan dan calon supervisor, segera siapkan dan lengkapi berkas pendaftaran. Setiap universitas memiliki jadwal dan persyaratan yang berbeda. Jadi ketika teman-teman memutuskan untuk mendaftar lebih dari satu universitas, silahkan pastikan kesesuaian dan kelengkapan dokumennya. Umumnya informasi dan pendaftaran dapat dilakukan secara online di website universitas.

Pengalaman saya, karena mendaftar universitas di luar Indonesia, mereka mensyaratkan dokumen dalam bahasa Inggris yang sudah dilegalisasi. Tak perlu khawatir karena umumnya universitas asal kita menyediakan jasa ini. Atau alternatif lainnya, teman-teman bisa menggunakan jasa penerjemah tersumpah dan notaris. Saya ada kontak provider jasa tersebut, silahkan PM jika ada yang memerlukan.

Sampai sini dulu sharing tentang persiapan #PhDProgram, in shaa Allah kita sambung di tulisan-tulisan berikutnya. Semoga Allah mudahkan langkah teman-teman untuk senantiasa menuntut ilmu.

Salaam,

@listianaica

di depan Fakultas Islamic Business & Finance, IIUM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s